Oleh : Hendy Kurniawan
Abstrak
Perlu
diketahui bahwa alat elektronik mengeluarkan radiasi yang tidak bisa kita
hindari, mulai dari TV, mikrowave, komputer, dan lainnya. Semua alat elektronik
mengeluarkan sejenis medan elektromagnetik (electromagnetic field atau EMF)
yang merupakan salah satu jenis radiasi. EMF adalah jenis radiasi yang
non-ionisasi, atau radiasi yang energinya bahkan tidak cukup untuk mengionisasi
atom atau mengeksitasi elektron, berbeda dengan radiasi uranium, yang merupakan
radiasi ionisasi. Radiasi tersebut jika terkena tubuh manusia, lama – kelamaan
akan berdampak negatif bagi kesehatan. Untuk itu perlu diketahui cara
meminimalisir radiasi tersebut dan juga perlu diketahui cara pakai alat
elektronik dengan baik dan benar.
Kata Kunci : Alat elektronik, EMF,
Radiasi, Dampak Negatif Radiasi
Pendahuluan
Radiasi adalah
setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan
akhirnya diserap oleh benda lain. Dewasa ini, alat elektronik sudah menjadi
kebutuhan yang bisa dikatakan primer bagi para penggunanya. Namun, jika
pengguna barang-barang elektronik tersebut terlalu lama, maka seseorang bisa terkena
radiasi EMF dari barang-barang elektronik tersebut dan akan mempengaruhi
kesehatannya. Peralatan elektronik rumah tangga yang digunakan umum setiap hari
seperti handphone, komputer, televisi, mesin cuci, lemari es, bahkan pengering
rambut, memiliki radiasi gelombang electromagnet dan dianggap sebagai
“pembunuh” nyata yang semakin menakutkan.
Dampak Radiasi pada alat elektronik terhadap kesehatan
1. LAPTOP
Laptop merupakan perangkat elektronik
yang mengeluarkan sinar radiasi elektromagnetik. Saat ini laptop banyak
dilengkapi dengan Wi-fi (wireless fidelity). Selain bermanfaat, wi-fi ternyata
juga berdampak negatif bagi kesehatan kita. Berikut ini efek yang ditimbulkan :
a. Menggunakan laptop diatas paha
menyebabkan Kelainan kulit akibat panas / penyakit kulit akibat radiasi, juga
dapat melemahkan sperma pria dan dapat menyebabkan kanker. Diperkirakan bahaya
utama dari efek radiasi laptop adalah “radiasi thermal”. Gejala yang sering
dikaitkan dengan akibat dari radiasi thermal dari laptop yaitu Mual, pusing,
sakit kepala, kelelahan mata, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, insomnia,
memori penyimpangan, merasa sesak nafas,
kecemasan dan depresi.
b. Menurut Profesor Olle Johansson dari
Karolinska Institute, efek radiasi diantaranya kerusakan kromosom, berdampak
pada kapasitas konsentrasi dan menurunnya memori jangka pendek, serta
meningkatnya kejadian berbagai tipe kanker.
2. KOMPUTER
Radiasi
komputer dapat mengakibatkan rabun mata, katarak, epilepsi. Efeknya baru
dirasakan 15 atau 20 tahun kemudian. Efek tersebut merupakan proses yang
terjadi secara bertahap yang kebanyakan
orang tidak menyadari bahwa resiko tersebut benar-benar bisa terjadi.
3.
HANDPHONE
Efek radiasi
dari Handphone menyebabkan penggunanya mudah mengantuk, susah tidur, menurunkan
tingkat kecerdasan, mempengaruhi fungsi otak pada anak anak, pemicu kanker
mulut, berbahaya bagi janin yang ada dalam kandungan, membuat tuli,
mempengaruhi tingkat kesuburan pada pria,
penyebab infeksi mulut, peningkatan risiko autis pada anak, risiko
stroke akibat perubahan protein albumin
serta mempengaruhi fungsi enzim dan protein, merusak DNA dan mengganggu
perkembangan otak pada anak dan memicu tumor otak, membuat pembuluh darah di leher menyempit sehingga
meningkatkan tekanan darah, pemakaian
ponsel selama 35 menit dapat menaikan tekanan darah 5-10 mmHg.
4. MICROWAVE
Microwave
mengeluarkan medan dengan frekuensi tinggi yang bisa dideteksi meskipun dalam
jarak beberapa yard. Namun kebanyakan radiasi alat elektronik akan berkurang
dalam jarak beberapa inchi. Jadi selama kita menjaga jarak yang cukup saat
menggunakan alat-alat tersebut, maka tidak ada yang perlu dirisaukan. Di balik kemudahan dan kepraktisannya, microwave
ternyata menghasilkan radiasi yang pada
tingkat konsentrasi tertentu yang bisa merusak beberapa bagian tubuh yang
sensitif. Meskipun Food and Drug Administration (FDA) dan beberapa ahli
menyatakan radiasi dari microwave masih dalam batas aman, tetap saja ada risiko
yang mungkin akan terjadi. Tiga risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh
microwave : bersifat karsinogenik, gangguan pada sistem reproduksi manusia, dan
dampak neurologis.
5. TELEVISI
TV
radiasinya sangat rendah, tetapi bukan berarti tidak ada efeknya sama sekali. Gejala
yang ditimbulkan adalah penglihatan yang mengabur, mata lelah, sakit kepala
atau migran.
Cara Mengurangi Dampak
Radiasi Gelombang Elektromagnetik
1.
Gunakan
laptop atau alat elektronik lain se efisien mungkin.
2.
Jagalah
alat elektronik seperti laptop dengan menggunakan tidak terlalu lama sehingga
tidakterlalu panas.
3.
Jangan
memangku atau meletakkan laptop diatas paha.
4.
Jaga
jarak alat elektronik dengan tubuh kita. Idealnya, jarak minimal antara mata
dengan komputer adalah 45 cm.
5.
Gunakan
monitor LCD (liquid crystal display) dan screen filter untuk mengurangi radiasi
komputer.
6.
Jangan
letakkan handphone lama di dekat kepala.
7.
Bila
bekerja dengan komputer, setiap ±30 s/d 50 menit istirahatkan mata selama 5
menit. Lihat tanaman yang berwarna hijau, lihat objek dengan jarak pandang yang
berubah mulai dari yang terdekat sampai terjauh (lihat ke awan)
8.
Gunakanlah
headset atau headphone atau earphone jika menelpon dalam jangka waktu lama.
9.
Rajinlah
berolah raga.
10. Pakailah meja sebagai alat meletakkan
laptop saat bekerja dengan laptop tersebut.
11. Berilah waktu istirahat kepada alat –
alat elektronik anda, sehingga alat elektronik anda tidak rusak karena terlalu
banyak digunakan.
Penutup
Memang bukan perkara yang mudah untuk
menghindari radiasi pada alat elektronik, karena untuk menjalankan pekerjaan
sehari-hari sudah tentu kita selalu
dituntut untuk tetap menggunakan peralatan tersebut. Namun, masih ada beberapa
cara sederhana yang bisa dilakukan untung mengurangi efek buruk dari radiasi.
Rajinlah berolahraga, hindari penggunaan alat elektronik secara berlebihan. Rubahlah
pola hidup, diantaranya dalam menonton TV / main playstation, dsb, jaga jarak
minimal 3 meter. Jangan membaca sambil tidur / ditempat yang kurang
pencahayaannya. Hal ini sangat penting ditanamkan sejak dini.
Daftar Pustaka
Alit Swamardika, 2009, Pengaruh
Radiasi Gelombang Elektromagnetik Terhadap Kesehatan Manusia, Universitas
Udayana, Bukit Jimbaran Bali.
Siswono, 2005, Gangguan
Kesehatan akibat Radiasi Elektromagnetik, www.gizi.net.
Wisnu, 2000, Efek
radiasi elektromagnetik ponsel, Jurnal Elektro Indonesia no.3 tahun 2000.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar