Pages

Labels

Selasa, 07 Oktober 2014

Rekayasa Keandalan

Setiap produk hasil manufaktur, apapun jenisnya, pasti akan mengalami kegagalan. Banyak hal yang mempengaruhi terjadinya kegagalan tersebut. Umumnya, kegagalan ini akan menyebabkan banyak sekali ketidak-nyamanan sebagai tambahan terhadap dampak ekonomisnya.
Namun, banyak pula kegagalan yang akibatnya lebih signifikan dari sekedar dampak ekonomis saja. Contohnya adalah meledaknya pesawat ruang angkasa Challenger beberapa tahun yang lalu. Meledaknya Challenger ini diakibatkan oleh kegagalan dari komponen rubber O-rings yang digunakan untuk melapisi keempat bagian dari booster rockets. Kegagalan komponen ini berawal dari temperatur dibawah titik beku sebelum peluncuran yang berkontribusi terhadap kegagalan dimaksud dengan membuat rubber menjadi mengkerut. 
  Dari contoh diatas, dapat disimpulkan bahwa kegagalan bukan hanya berdampak terhadap ketidaknyamanan dan dampak ekonomisnya, tapi juga dapat menyebabkan kematian. Untuk itulah tugas kita sebagai seorang engineer untuk mempertimbangkan dan mengukur dengan baik produk kita agar meminimalisir kegagalan yang merugikan tersebut.
Berbagai penyebab dari kegagalan ini diantaranya :
1. engineering design yang buruk
2. konstruksi atau proses manufaktur yang salah
3. human error
4. perawatan yang jelek
5. pengujian dan inspeksi yang tidak mencukupi
6. penggunaan yang tidak tepat
7. kurangnya proteksi terhadap tekanan lingkungan yang berlebihan.
  Dengan hukum yang telah ada dan berbagai keputusan pengadilan terbaru, maka pihak manufaktur dianggap paling bertanggung jawab karena telah gagal mempertimbangkan dengan tepat keamanan (safety) dan keandalan (reliability) dari produk yang dihasilkan.
 
Keandalan (reliability) didefinisikan sebagai probabilitas bahwa suatu komponen atau sistem akan melakukan fungsi yang diinginkan sepanjang suatu periode waktu tertentu bilamana digunakan pada kondisi-kondisi pengoperasian yang telah ditentukan. Dalam pengertian lain, keandalan merupakan probabilitas dari ketidak-gagalan terhadap waktu.
 
Rekayasa keandalan (reliability engineering) merupakan elemen penting dari suatu industri, karena penerapan rekayasa keandalan dalam industri tersebut akan menjamin kualitas produk yang dihasilkan sehingga mampu bersaing di pasaran. 
Rekayasa keandalan (reliability engineering) berupaya untuk melakukan studi, karakterisasi, pengukuran, dan analisis terhadap berbagai kegagalan dan aktivitas perbaikan-kembali dari komponen atau sistem dalam rangka meningkatkan penggunaan operasionalnya. Peningkatan ini dilakukan melalui design life, eliminasi atau reduksi kemungkinan munculnya berbagai kegagalan dan resiko keselamatan, yang karenanya akan meningkatkan waktu pengoperasian yang tersedia. 
Tiga langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai rekayasa keandalan adalah dengan memaksimasi kendalan produk, meminimasi variasi proses produksi untuk menjamin konsistensi keandalan produk, serta menggunakan variasi teknik keandalan yang besar 
Tahapan lain yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
•Penguraian dari struktur produk berdasarkan pendekatan terhadap berbagai fungsi yang harus dilakukan oleh produk, subsistem, dan tiap komponennya.  
•Penguraian dari arsitektur produk dalam bentuk komposisional dari konfigurasi berbagai komponen, secara serial atau paralel, yang membentuk produk bersangkutan. 
•Asesmen terhadap tingkat keandalan dari tiap komponen (reliability estimation) yang berdasarkan RBD pada tahapan sebelumnya akan menghasilkan estimasi dari tingkat keandalan produk (reliability prediction).
•Upaya peningkatan keandalan dari produk akan dilakukan dengan analisis statistikal terhadap karakteristik kegagalan pada tiap tahapan bathtub curve nya, yang kemudian bisa dioptimasi secara stokastik atau dengan simulasi monte-carlo.
•Perwujudan peningkatan ini bisa saja mengarah pada perlu diubahnya engineering design dari produk bersangkutan atau bahkan pada arsitektur produk tersebut. Ini tentu saja perlu dikaji kembali berdasarkan kelayakan secara teknis dan ekonomisnya.  
 
 
sumber :
http://paparisa.unpatti.ac.id/paperrepo/ppr_iteminfo_lnk.php?id=128
http://idrel.blogspot.com/2005/06/rekayasa-keandalan-produk.html
http://kangom.blogspot.com/2013/06/pengertian-keandalan-reliability.html