Pages

Labels

Selasa, 15 Oktober 2013

Efek Rumah Kaca, Penyebab Panasnya Bumi Kita

Pernahkah anda rasakan bumi kita ini semakin panas? Hari demi hari makin terasa kenaikan suhu di muka bumi ini. Kenaikan suhu tersebut disebabkan oleh pemanasan global.
Salah satu penyebab pemanasan global adalah efek rumah kaca, dan sektor Industri ternyata berhubungan juga dengan terjadinya efek rumah kaca tersebut. Kita harus berhati hati terhadap dampak yang ditimbulkannya.
Efek rumah kaca juga disebabkan oleh karbon dioksida yang bertebaran di udara. Pada dasarnya, karbondioksida tidak berbahaya bagi manusia. Namun, kenaikan kadar karbondioksida diudara dapat mengakibatkan peningkatansuhu permukaan bumi. Efek rumah kaca terjadi dikarenakan karbondioksida yang ada di atmosfer melebihi ambang batas. Gas karbondioksida dapat dilewati oleh semua sinar/cahaya yang dipancarkan oleh matahari. Akan tetapi ketika memantul dipermukaan bumi dan kembali keatmosfer, sinar tertentu akan tertahan dan terperangkap kemudian dipantulkan lagi ke bumi. Fenomena ini persis seperti sebuah rumah yang terbuat dari kaca, dimana suhu didalamnya sangat panas.
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya efek rumah kaca, diantaranya :
1. Aktivitas Industri
Aktivitas Industri yang tidak ramah lingkungan, diantaranya yang menggunakan batu bara, minyak bumi, dan batu bara dalam skala yang besar, akan mengakibatkan peningkatan suhu bumi.
2. Penebangan hutan yang dilakukan oleh manusia.
Seperti yang kita ketahui,hutan adalah tempat penyerapan karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen. Namun karena keserakahan umat manusia, hutan yang merupakan paru paru bumi ini sekarang berkurang karena pohonnya kebanyakan di tebang untuk dijual kayunya. Sekali lagi,aktivitas manusia lah yang ternyata menyebabkan efek rumah kaca ini.
3. Tingginya Pertumbuhan Penduduk
Tingginya pertumbuhan penduduk secara tidak langsung berdampak terhadadap efek rumah kaca,karena peningkatan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan daerah resapan karbondioksida,akan memicu bertambah banyaknya gas karbon dioksida pada atmosfer bumi. Hal ini sudah jelas akan memicu terjadinya efek rumah kaca.
4. Membludaknya kendaraan bermotor
Kendaraan bermotor menjadi salah satu penyebab palingsignifikan terhadap meningkatnya karbon dioksida di dalam atmosfer bumi. Seperti yang kita ketahui, asap yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor menghasilkan karbon dioksida, dan parahnya lagi, Orang-orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada kendaraan umum.
5. Sektor Pertanian dan peternakan
Pembakaran sabana,pembusukan kotoran ternak, dan juga pemanfaatan pupuk yang berlebihan akan meningkatkan pula kadar karbon dioksida di atmosfir bumi ini.
6. Sampah
Aktivitas manusia sehari hari akan menimbulkan sampah,yang  merupakan kontributor besar terbentuknya gas metan (CH4)
Jika kita tidak bertindak,suhu di bumi akan semakin panas dan akan membahayakan kehidupan kita sendiri. Lalu bagaimanakah cara menanggulangi efek rumah kaca? Hal yang paling sederhana yang harus dilakukan adalah memulai penanaman pohon. Walau efeknya belum terlalu terasa jika pohonnya masih muda,namun jika pohon sudah besar akan sangat berdampak terhadap penyerapan karbon dioksida. Intinya, lakukanlah reboisasi agar terdapat area penyerapan karbon dioksida. Hal lain yang harus dilakukan adalah mulailah gunakan kendaraan umum,agar mengurangi emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan pribadi. Untuk sektor industri, harus dibuat sistem pembuangan yang baik,dan juga sistem daur ulang gas buangannya harus diperhatikan agar tidak merusak lingkungan di sekitar sektor industri tersebut.

Sumber :

Rabu, 09 Oktober 2013

Coklat, si manis kaya manfaat

Coklat, si manis kaya manfaat
 
Siapa yang tidak kenal coklat? Semua kalangan pasti sudah merasakan panganan bercita rasa manis satu ini. Coklat banyak dijumpai di warung-warung kecil, sampai ke restoran besar. Cita rasanya yang manis, membuat orang-orang menciptakan berbagai kreasi olahan makanan berbahan dasar coklat, mulai dari makanan, minuman, hidangan panas, maupun hidangan dingin.

Sebagian besar orang menyukai coklat, bahkan ada sebagian yang merasa ketagihan, namun tidak sedikit pula orang-orang yang menghindari makan coklat. Kebanyakan kaum wanita menghindari makan coklat, karena mereka percaya coklat dapat membuat gemuk dan merusak program diet mereka. Padahal menurut ahli nutrisi, coklat tidak perlu dihindari karena tidak menyebabkan gemuk apalagi kegemukan. Sebab pada dasarnya coklat hanya mengandung lemak nabati yang tidak menyebabkan kegemukan karena lemak ini tidak berpotensi menjadi timbunan lemak di dalam tubuh.

Karena lemak nabati di dalam coklat yang disebut coccoa butter , di dalam tubuh dicerna lebih lambat dan diserap lebih sedikit oleh tubuh. Sehingga, selain tidak menyebabkan gemuk juga tidak menimbulkan masalah kolesterol dalam darah.

Alih-alih coklat dapat membuat gemuk, ternyata coklat malah mepunyai banyak manfaat bagi tubuh kita. Contoh yang paling sederhana, kita semua pasti pernah merasakan manisnya cita rasa coklat. Tapi sadarkah kita, saat kita memakan coklat, timbul perasaan tenang dan damai dalam hati kita, kita menjadi lebih rileks dan mood kita menjadi lebih baik. Ternyata, coklat mengandung theobromin yang punya efek menstimulasi sel saraf, sehingga kita dapat lebih rileks. Selain itu, adanya theobromine di dalam tubuh juga akan merangsang produksi senyawa kimia lain yaitu serotin.

Serotin ini yang kemudian membuat mood atau perasaan menjadi lebih baik. Sehingga, melakukan kegiatan apa pun terasa lebih bersemangat. Selain manfaat kecil yang saya tuliskan tadi, masih banyak manfaat-manfaat yang dimiliki oleh coklat,inilah beberapa manfaat dari coklat :

1. Mendukung kesehatan tulang.

Coklat memang tidak bagus untuk gigi, namun apabila dikonsumsi dalam jumlah kecil secara teratur, coklat dapat membantu pertumbuhan tulang dan proses penyembuhan. Sebuah studi menyatakan sebatang coklat memenuhi 15% kebutuhan kalsium dan magnesium tubuh.

2. Kaya Antioksidan.

Coklat dikenal kaya katekin, yang mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah serangan jantung dan meningkatkan daya tahan tubuh. Coklat juga mengandung tingkat polyphenols yang tinggi,yang dapat membantu melindungi dari penyakit serius seperti kanker.

3. Mengobati batuk.

Di dalam coklat, terdapat suatu senyawa yang disebut theobromine yang dapat mencegah batuk. Menurut para ahli, zat kimia dalam coklat lebih baik dalam menyembuhkan batuk ketimbang obat batuk.

Selain lezat, ternyata coklat juga memiliki segudang manfaat untuk tubuh kita. Jadi jangan takut lagi makan coklat, asal terkontrol dalam mengkonsumsinya dan jangan berlebihan, sebab segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik,bahkan suatu hal yang baik dan bagus sekalipun. Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat, dan terimakasih sudah menyempatkan waktunya untuk mebaca artikel ini. See you :D

Sumber :